Alfonso Ferry Pahotan Ketua Umum DPP GEMPITA
Jakarta

Ketum GEMPITA Alfonso: Orang Muda Jangan Buta Politik

Mengutip Bertolt Brecht, Alfonso Ferry Pahotan Napitupulu menjadikan pendidikan politik generasi muda program unggulan DPP GEMPITA dan menyiapkan kader untuk posisi di dalam dan luar pemerintahan.

Alfonso Ferry Pahotan berbicara di panggung acara pemuda
Alfonso Ferry Pahotan berbicara di panggung acara pemuda. Foto: FTnews

Senin, 26 Februari 2024, Ketua Umum GEMPITA Alfonso Ferry Pahotan Napitupulu, S.H., M.H. menyebut Gibran Rakabuming Raka sebagai representasi keberpihakan pemerintahan Prabowo–Gibran terhadap generasi muda.

Karena itu, pendidikan politik generasi muda akan menjadi salah satu program unggulan DPP GEMPITA.

“Dari awal pendeklarasian, GEMPITA sudah bulat tekad memenangkan pasangan Prabowo–Gibran sekali putaran. Giliran selanjutnya, GEMPITA harus menyiapkan kader-kader pemuda, bilamana sewaktu-waktu dibutuhkan untuk mengisi berbagai posisi di dalam maupun di luar pemerintahan.” Alfonso Ferry Pahotan Napitupulu

“Buta terburuk adalah buta politik”

Alfonso, yang juga praktisi hukum, mengutip Bertolt Brecht: buta terburuk adalah buta politik, karena harga kacang, ikan, tepung, sewa rumah, sepatu, dan obat semuanya bergantung pada keputusan politik. Kader GEMPITA, tegasnya, harus tahu peta politik dan peka pada suhu politik.

“Mas Gibran bisa menjadi benchmark. Anak muda yang melek politik, tetapi tetap rendah hati,” ujarnya.

Sumber: FTnews. Artikel ini rangkuman; kutipan mengikuti pemberitaan aslinya.

  • GEMPITA
  • Pendidikan Politik
  • Pemuda